4 Januari 2018

Terasi Sijuk (Belacan Sijok)

Terasi Sijuk (Belacan Sijok)
Terasi Sijuk (Belacan Sijok)

Sebagai daerah kepulauan, Belitung dianugerahi dengan hasil laut yang melimpah. Salah satu hasil laut tersebut adalah udang kecil atau udang rebon yang oleh masyarakat setempat disebut dengan udang sungkor (sungkur, disebut demikian karena udang tersebut ditangkap dengan alat yang bernama sungkur, sementara kegiatannya lazim disebut nyungkor). Udang jenis tersebut adalah bahan baku untuk pembuatan terasi atau belacan.

Daerah penghasil terasi atau belacan yang cukup terkenal di Pulau Belitung terletak di daerah Sungai Padang, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung. Daerah ini terletak di sekitar pesisir utara Pulau Belitung, berjarak sekitar 35 kilometer dari Kota Tanjung Pandan. Karena dihasilkan di daerah kecamatan Sijuk maka terasi tersebut disebut dengan nama Terasi Sijuk atau Belacan Sijok.

Belacan Sijok khas Belitung
Belacan Sijok khas Belitung

Secara sekilas tampilan fisik terasi ini hampir sama dengan terasi yang dihasilkan di daerah Indonesia lainnya seperti Cirebon dan Bangka. Hal yang membedakan adalah cara mengemasnya, terasi Sijuk ini dikemas dengan menggunakan wadah berupa anyaman dari daun lais, tanaman sejenis pandan yang berdaun agak keras dan kaku. Sebagai informasi, daun lais sering digunakan oleh warga setempat untuk membungkus makanan (contohnya: lepat), membuat kerajinan anyaman dan sebagainya.

Jika anda berkunjung ke Pulau Belitung, terasi atau belacan dari daerah Sijuk ini bisa dijadikan salah satu oleh-oleh khas Belitung. Anda bisa mendapatkannya dengan mudah di pasar-pasar setempat dan di toko oleh-oleh. Hmm, atau akan lebih afdol lagi apabila anda mendapatkannya langsung dari daerah Sijuk.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar